Setiap musim gugur di tahun-tahun genap, Paris Motor Show yang terkenal membuka pintunya di Paris Expo di Porte de Versailles. Sebagai pameran otomotif tertua di dunia — pertama kali diadakan pada tahun 1898 — pameran ini telah lama dianggap sebagai salah satu acara paling penting dalam kalender otomotif global. Dari debut konsep yang inovatif hingga pemutaran perdana kendaraan yang siap produksi, Paris Motor Show adalah acara langsung di mana setiap pengunjung dapat menyaksikan sejarah otomotif sedang tercipta. Dalam artikel ini, kami menjelajahi sejarah luar biasanya dan mobil-mobil legendaris yang membuat debut mereka di panggungnya.
Asal-Usul Paris Motor Show (1894–1898)
Akar Paris Motor Show dapat ditelusuri kembali ke tahun 1894, ketika dua mobil dipamerkan di pameran Salon du Cycle. Pada saat itu, hanya ada sekitar dua puluh mobil di seluruh Prancis, sehingga pameran tersebut tidak banyak memberikan dampak. Setahun kemudian, lomba Paris–Bordeaux menarik perhatian publik yang lebih luas terhadap mobil, dan mobil-mobil yang berpartisipasi diundang ke sebuah showcase di pusat Paris.
Automobile Club of France, yang dipimpin oleh pelopor otomotif Marquis Jules-Albert de Dion, memutuskan untuk mengorganisir pameran formal. Pada tanggal 15 Juni 1898, di Taman Tuileries di seberang Louvre, pameran otomotif sejati pertama lahir. Untuk memenuhi syarat untuk dipamerkan, setiap kendaraan harus menyelesaikan perjalanan 40 kilometer dari Versailles ke Paris.
Fakta-fakta penting dari Paris Motor Show perdana tahun 1898:
- 269 pameran dari produsen awal Eropa termasuk Peugeot, Panhard & Levassor, dan Daimler-Benz
- Lebih dari 140.000 pengunjung hanya dalam tiga minggu
- Presiden Prancis Félix Faure hadir — meskipun dia tiba dan berangkat dengan kereta kuda, menyebabkan skandal kecil
Pada tahun 1899, jumlah pengunjung sudah berlipat ganda. Era otomobil telah dimulai.
Era Grand Palais dan Tonggak Otomotif Awal
Meskipun minat terus berkembang, opini publik tentang mobil pada pergantian abad ke-20 tetap skeptis. Pada tahun 1901, Paris Motor Show pindah ke Grand Palais yang megah, yang awalnya dibangun pada tahun 1897 untuk Pameran Dunia. Ruang pameran seluas 6.000 meter persegi menampung 220 mobil bersama sepeda motor, perahu, dan bahkan balon udara. Grand Palais akan menjadi rumah pameran selama enam dekade berikutnya, hingga acara tersebut pindah pada tahun 1962 ke kompleks Paris Expo yang lebih besar di Porte de Versailles.
Di Paris, beberapa teknologi otomotif penting didemonstrasikan untuk pertama kalinya:
- 1904 — Karburator otomatis
- 1905 — Kopling cakram
- 1906 — Peredam kejut
Pada tahun 1910, organisasi pameran berpindah dari Automobile Club of France yang amatir ke serikat dagang profesional perancang mobil — meskipun pengunjung jauh lebih tertarik pada pameran Ford Amerika, yang tetap menjadi penarik kerumunan terbesar selama dua dekade berikutnya.
Pertumbuhan, Perang Dunia, dan Pemulihan Pasca-Perang
Paris Motor Show tumbuh pesat pada awal abad ke-20. Pada tahun 1919, jumlah peserta pameran mencapai 664, dengan Citroën membuat pernyataan yang sangat berani dengan memamerkan 50 mobil. Tahun yang sama, pameran mengadopsi nama resmi Prancisnya — Salon de l’auto — sebuah istilah yang kemudian mendefinisikan pameran mobil di seluruh dunia. Hingga tahun 1913, pameran diadakan di musim panas daripada musim gugur, dan hingga tahun 1922, hampir setiap produsen mobil aktif di dunia berpartisipasi.
Seperti pameran otomotif besar lainnya, Paris berhenti selama masa perang. Jeda utamanya adalah:
- 1915–1918 — Ditangguhkan selama Perang Dunia I
- 1939–1945 — Ditangguhkan selama Perang Dunia II
Edisi tahun 1946 menandai acara otomotif besar pertama di Eropa pasca-perang dan disambut dengan antusiasme yang luar biasa. Lebih dari 810.000 pengunjung hadir hanya dalam sepuluh hari — lebih dari dua kali lipat jumlah pengunjung pameran pra-perang terakhir pada tahun 1938. Pada tahun-tahun berikutnya, pameran didominasi oleh produsen Amerika, yang pabriknya muncul utuh dari perang. Produsen mobil Eropa secara bertahap membangun kembali, dan pada akhir tahun 1940-an, Citroën 2CV yang sensasional muncul — sebuah mobil yang kemudian dijuluki dengan penuh kasih sayang sebagai “kaleng timah” karena desainnya yang sederhana, tetapi mobil yang meluncurkan era otomotif massal Eropa.
Momen Penting dalam Sejarah Paris Motor Show (1950an–1970an)
Dekade-dekade pasca-perang membawa serangkaian tonggak penting yang membentuk identitas pameran:
- 1952 — Pameran bergeser dari presentasi yang murni teknis menuju hiburan, menjadi pameran otomotif pertama yang menampilkan model promosi di stan pameran
- 1954 — Jumlah pengunjung melampaui satu juta untuk pertama kalinya
- 1957 — Sebuah mobil Jepang — Prince (Nissan) Skyline — muncul di pameran otomotif internasional untuk pertama kalinya
- 1961 — Jaguar E-Type debut di Paris Motor Show, mendefinisikan tampilan mobil sport mewah selama beberapa dekade mendatang
- 1976 — Pameran beralih ke jadwal dua tahunan, berlangsung setiap tahun genap untuk bergantian dengan Frankfurt Motor Show (diadakan pada tahun ganjil hingga 2019)

Rekor Kehadiran Paris Motor Show
Paris Motor Show secara konsisten berada di peringkat acara otomotif yang paling banyak dikunjungi di dunia. Angka kehadiran yang menonjol meliputi:
- 1992 — Rekor sepanjang masa 1,118 juta pengunjung
- 2016 — 1,2 juta pengunjung, menjadikannya pameran mobil yang paling banyak dikunjungi di dunia pada tahun itu, melampaui Tokyo dan Frankfurt
Edisi tahun 2016 menunjukkan skala dan ambisi Paris Motor Show modern:
- 125.000 m² ruang pameran di 8 paviliun
- 260 merek dari 18 negara
- 65 pemutaran perdana dunia
- Lebih dari 10.000 test drive untuk kendaraan listrik dan hybrid
- Lebih dari 10.000 jurnalis dari 103 negara
Tidak berlebihan untuk mengatakan bahwa sejarah Paris Motor Show, dalam banyak hal, adalah sejarah mobil itu sendiri.
Mobil-Mobil Legendaris yang Debut di Paris Motor Show
Selama lebih dari satu abad, Paris Motor Show telah menjadi peluncur beberapa kendaraan paling ikonik yang pernah dibuat. Berikut adalah debut yang paling berkesan.
Citroën Type C (1922) — Mobil Pertama di Dunia yang Dirancang untuk Wanita
Dipresentasikan di pameran tahun 1922, Citroën Type C (juga dikenal sebagai 5CV) dipasarkan sebagai mobil pertama yang dirancang khusus untuk wanita. Mobil ini memiliki:
- Mesin empat silinder 0,8 liter yang menghasilkan 11 tenaga kuda dengan karburator Solex dan pengapian magnetik
- Dimensi kompak — hanya 3,2 meter panjang dengan jarak sumbu roda 2,25 meter
- Starter listrik, kenyamanan besar untuk era tersebut
- Pegas quad elips pada kedua as untuk kenyamanan berkendara
Type C diganti namanya menjadi C2 pada tahun 1924, dan versi yang diperpanjang C3 menyusul pada tahun 1925. Meskipun lebih maju dari masanya, penjualan mengecewakan, dan produksi berakhir pada tahun 1926.
FIAT 500 Topolino (1936) — “Tikus” Kesayangan Italia
FIAT 500 Topolino, yang berarti “Tikus Kecil” dalam bahasa Italia, memikat penonton Paris di pameran tahun 1936. Mobil kecil ini menawarkan nilai yang luar biasa:
- Dimensi: hanya 3,2 m panjang, 1,2 m lebar, dan 1,3 m tinggi
- Mesin 0,6 liter yang menghasilkan 13 tenaga kuda
- Kecepatan tertinggi 85 km/jam
- Konsumsi bahan bakar hanya 6 liter per 100 km
- Harga hanya di bawah 10.000 Lira
Topolino menjadi salah satu simbol besar Italia, lebih diperkuat dalam budaya populer dengan penampilannya dalam film “Roman Holiday” tahun 1953.
Renault 4CV (1946) — Favorit Prancis Pasca-Perang
Dipresentasikan di pameran pasca-perang landmark tahun 1946, Renault 4CV menjadi mobil paling populer di Prancis dalam waktu tiga tahun dan menduduki peringkat sebagai impor terlaris kedua di Jerman Barat. Fitur canggihnya untuk era tersebut meliputi:
- Bodi monokok dengan tata letak mesin belakang, penggerak roda belakang
- Mesin 0,8 liter yang dipasangkan dengan transmisi manual tiga kecepatan
- Harga terjangkau yang membuatnya dapat diakses oleh pasar massal
Citroën 2CV (1948) — “Bebek Jelek” yang Dicintai Prancis
Ketika Citroën 2CV debut di pameran Paris tahun 1948, hanya sedikit yang bisa memprediksi kesuksesannya. Dengan mesin 9 tenaga kuda yang sederhana dan desain yang tidak konvensional, para kritikus mengabaikannya. Namun 2CV terbukti ekonomis, mudah dirawat, mengejutkan luas, dan sangat mulus di jalan. Selama masa produksinya, lebih dari 3,9 juta unit terjual, dan menjadi salah satu mobil paling dicintai dalam sejarah otomotif Prancis.
Ferrari 166 Inter (1949) — Mobil Jalan Pertama Ferrari
Sebelum tahun 1949, Ferrari hanya memproduksi mobil balap. Itu berubah di Paris Motor Show, di mana coupe Ferrari 166 Inter membuat debut publiknya. Dibangun dengan bodi oleh Carrozzeria Touring dari Milan, mobil ini ditenagai oleh mesin V12 1,5 liter dengan tiga karburator, menghasilkan antara 110 dan 140 tenaga kuda pada 6.000 rpm. Ini menandai awal warisan mobil jalan legendaris Ferrari.
Citroën DS (1955) — “Sang Dewi”
Mungkin tidak ada debut mobil dalam sejarah Paris yang menghasilkan kegembiraan sebanyak Citroën DS pada tahun 1955. Pada pukul 9:45 pagi — hanya 45 menit setelah pameran dibuka — 749 pesanan telah ditempatkan. Pada akhir hari, angka tersebut telah mencapai 12.000.
DS, yang namanya dalam bahasa Prancis terdengar seperti “Déesse” (dewi), revolusioner dalam desain dan teknik:
- Siluet yang mencolok dengan ketinggian tinggi, kaca yang luas, sayap berukir, dan lampu depan bulat
- Mesin empat silinder 2,0 liter dengan karburator ruang ganda yang menghasilkan 75 tenaga kuda
- Suspensi hidro-pneumatik — yang pertama di dunia untuk mobil produksi
- Power steering rack-and-pinion dan pedal rem yang sangat responsif
DS kemudian menjadi ikon budaya, muncul secara mengesankan dalam seri film “Fantômas”, dan pengaruhnya pada desain mobil mewah berlangsung selama beberapa dekade.
Debut Ikonik Lainnya: Lamborghini, Alfa Romeo, FIAT, dan BMW
Paris Motor Show terus memberikan pemutaran perdana penting melalui tahun 1960-an dan 1970-an:
- 1966 — Lamborghini Miura, yang secara luas dianggap sebagai supercar modern pertama, ditampilkan di Paris
- 1968 — Konsep Alfa Romeo Carabo, dirancang oleh Marcello Gandini dari Atelier Bertone, mendorong batasan desain otomotif
- 1968 — FIAT 128, model penggerak roda depan pertama merek tersebut, debut dan kemudian dinobatkan sebagai Mobil Terbaik Eropa pada tahun 1970
- 1972 — BMW mengungkap konsep E25 Turbo, sebuah mobil pameran yang menampilkan mesin turbo 2,0 liter yang menghasilkan 280 tenaga kuda, pintu gullwing dramatis, dan kokpit yang terinspirasi oleh desain kapal

Pada awal tahun 1990-an, era biodesain membawa kreativitas baru, dengan konsep seperti Renault Laguna Roadster membuat jejak mereka. Renault kemudian mengadopsi nama Laguna untuk rangkaian sedan dan estate ukuran menengahnya yang populer.
Dapatkan Izin Mengemudi Internasional Anda
Kami harap Anda menikmati perjalanan melalui sejarah Paris Motor Show ini. Jika Anda berencana untuk mengemudi di luar negeri — baik untuk menghadiri pameran otomotif atau menjelajahi jalan terbuka — pastikan Anda terdokumentasi dengan benar. Anda dapat dengan cepat dan mudah mengajukan permohonan lisensi mengemudi internasional di situs web kami, memberi Anda kebebasan untuk mengemudi dengan percaya diri di negara-negara di seluruh dunia.
Diterbitkan November 05, 2020 • 9m untuk membaca